KPK Mengungkap Skema Suap Bulanan Senilai Rp 7 Miliar yang Melibatkan Pejabat Bea Cukai

KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap dugaan jaringan suap yang melibatkan pejabat bea cukai yang dilaporkan menerima sekitar Rp 7 miliar ($414.700) per bulan dalam bentuk uang suap ilegal untuk mengizinkan barang palsu dan barang yang tidak dilaporkan masuk ke negara ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengungkap dugaan jaringan suap yang melibatkan pejabat bea cukai yang dilaporkan menerima sekitar Rp 7 miliar ($414.700) per bulan dalam bentuk uang suap ilegal untuk mengizinkan barang palsu dan barang yang tidak dilaporkan masuk ke negara ini.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pembayaran tersebut dilakukan setiap bulan sebagai imbalan atas pembersihan impor ilegal mulai dari sepatu hingga produk palsu lainnya.

“Alokasi bulanan yang diterima oleh para pejabat mencapai sekitar Rp 7 miliar. Barang-barang yang disalurkan antara lain sepatu palsu dan berbagai barang lainnya,” kata Budi pada Kamis malam.

Lima dari enam tersangka telah ditahan, sementara tersangka keenam — John Field, yang diidentifikasi sebagai pemilik perusahaan impor Blueray — melarikan diri selama operasi penangkapan.

“Kami telah mengeluarkan larangan bepergian terhadap tersangka dan mendesaknya untuk bekerja sama,” kata Budi.

Tersangka lainnya termasuk tiga petugas bea cukai — Rizal, mantan direktur penegakan hukum dan investigasi; Sisprian Subiaksono, kepala intelijen bea cukai; dan Orlando Hamonangan, juga seorang petugas intelijen — bersama dengan dua karyawan Blueray, Andri dan Dedy Kurniawan.

Selama operasi tersebut, penyidik ​​menyita uang tunai dalam berbagai mata uang senilai Rp 40,5 miliar ($2,4 juta), 5,3 kilogram emas, dan sebuah jam tangan mewah.

KPK menyatakan bahwa kasus ini menyoroti kerentanan yang terus berlanjut dalam pengendalian impor Indonesia dan menegaskan kembali komitmennya untuk menindaklanjuti kasus korupsi yang melibatkan pejabat negara maupun pelaku sektor swasta.

Pihak berwenang belum mengungkapkan berapa lama dugaan skema tersebut telah beroperasi atau total perkiraan kerugian negara, dengan mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *